di kutip dari okezone.com
MASSACHUSETTS - Para peneliti di Universitas Hardvard yang menggunakan aplikasi iPhone untuk melacak mood orang-orang, telah menemukan korelasi antara mengkhayal dengan rasa tidak bahagia.
Aplikasi bernama 'Track Your Hapiness' akan mengontak para pengguna iPhone secara acak ketika siang hari untuk menanyakan apa yang sedang mereka rasakan dan apa yang mereka lakukan ketika menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Para pengguna memiliki pilihan untuk memutuskan kapan dan seberapa sering mereka akan diberitahu. Demikian yang dikutip dari
Mashable, Jumat (12/11/2010).
Hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Science, meneliti sekira 2.250 orang dewasa, 58,8 persen merupakan responden pria dan 73,9 dari mereka tinggal di luar AS. Usia rata-rata dari responden adalah 34 tahun. Responden mengatakan bahwa mereka mengkhayal 46,9 persen waktu ketika iPhone berdering untuk mengecek pemikiran mereka. Dan bagi yang berkata bahwa mereka mengkhayal lebih cenderung menunjukkan bahwa mereka merasa tidak bahagia.
Jonathan Schooler, seorang profesor psikologi di University of California, mengatakan bahwa temuan tersebut jangan digunakan untuk menyatakan bahwa semua orang-orang yang mengkhayal adalah orang-orang yang tidak bahagia.
Menurut Schooler, berkhayal adalah kunci bagi kemampuan penyelesaian penyelesaian masalah dari seseorang. Ada juga bukti bahwa berkhayal juga penting untuk kreativitas.
"Bahkan ketika ada kasus bahwa orang yang berkhayal adalah tidak bahagia, itu bukan berarti orang-orang harus berhenti berkhayal," tambah Schooler.
Sementara itu, aplikasi 'Track Your Happiness' telah digunakan oleh para ilmuwan untuk mengetahui sebab dari kebahagiaan seseorang. Untuk mengikuti survei tersebut, klik www.trackyourhappiness.org, dimana pengguna harus terlebih dahulu menjawab beberapa pertanyaan sebelum menjadi partisipan.
(srn)
Daftar Isi
Jumat, 12 November 2010 |
0
comments
Labels:
Aplikasi Hp

0 comments:
Posting Komentar